Jumat, 10 Mei 2024

Pengadaan Barang dan Jasa

Pengadaan

Pengadaan barang itu ada dua yaitu Barang dan Jasa
Baik untuk pemerintah maupun swasta
Pengerjaanya macam-macam ada barang kebutuhan kantor, kontruksi, non kontruksi, manajemen,  perorangan dan lainnya.

Pengadaan di swasta itu relatif mudah
Perihal Kualifikasi, modal, SDM, Kualitas ataupun kuantitas.
Di banding dengan pemerintah K/L/PD ada S&K yang harus dipenuhi contoh PMDN atau yang sekarang lagi di angkat adalah penggunaan produk dalam negeri atau PDN

Namun ada pertanyaan di benak saya; kenapa hampir kebanyakan pemenang tender itu perusahaannya yang daftarnya terakhir?
Mungkin pikiran positifnya yaitu telat registrasi, pemenuhan S&K dan lainnya.

Ada perusahaan yg pengalaman beberapa tahun mengikuti pengadaan tender online tsb,  dan Bukan lagi satuan atau puluhan tetapi sudah ratusan kali mengikuti pengadaan barang dan jasa sejak tahun 2021-skrng tapi belum pernah memenangi tender yg di adakan oleh salah satu penyedia sarana elektronik. Begitu katanya. Kemudian Kata saya; mungkin belum waktunya dan saatnya saja.

Itulah sekelumit hasil obrolan pengadaan barang dan jasa
Harapan kedepan khususnya untuk pemerintah agar lebih profesional, jujur dan amanah lagi. Dan untuk swasta perbanyak lagi kepercayaan kerjasamanya kepada perusahaan-perusahaan lokal. Karena apa? Pasti akan berdampak positif khususnya nya di bidang Ekonomi dan Budaya.

Hingga akhirnya dalam pengadaan barang dan jasa tsb,
kita semua mendapatkan keberhasilan, kelancaran, kesuksesan, kebahagiaan, keberkahan dan kemakmuran di dunia dan akhirat kelak. Aamiin YRA...

#pengadaan
#barang
#jasa
#pemerintah
#swasta
#profesional
#jujur
#sidiq
#tabligh
#amanah
#pathonah
#berkah
#makmur
#selamat
#bahagia
#dunia
#akhirat
#bdas

Kamis, 09 Mei 2024

Tolong Menolong

*Tolong Menolonglah agar ditolong oleh ALLOH yang MAHA PENOLONG*

Di dalam ajaran Islam,i terdapat ajaran yang mengajarkan pentingnya menolong sesama makhluk.

Menyelesaikan penderitaan seorang mukmin di dunia adalah tindakan mulia yang akan mendatangkan rahmat dari Alloh SWT. 

Ketika seseorang memberikan bantuan dan kepedulian baik Materi ataupun materi kepada sesama mukmin, muslim ataupun sesama manusia yang sedang mengalami kesulitan, Alloh SWT dan RosulNya akan menghapuskan penderitaannya di akhirat sebagai balasan atas kebaikan yang dilakukannya.

Berikut Referensi Alquran dan HadistNya;

1. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran Surah Al-Maidah ayat 2 :

"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya."

2. . Allah SWT Mencintai Orang-orang yang Berbuat Baik (Al-Baqarah: 195)

Artinya: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah,  sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

3. Membantu Mereka yang Meminta Pertolongan (Al-Anfal: 74)

Allah SWT berfirman, artinya: “Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia.

4. surah Al-Hujurat ayat 10, Allah SWT berfirman, artinya:

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

Jadi siapa pun yang memudahkan orang yang mengalami kesulitan akan mendapatkan balasan baik di dunia maupun di akhirat. Memberikan kemudahan kepada sesama merupakan bentuk amal yang diberkahi oleh Allah SWT.

Dengan memberikan bantuan dan dukungan kepada orang yang kesulitan, seseorang akan mendapatkan berkah dan kemudahan dalam kehidupannya, serta mendapatkan pahala yang besar di akhirat sebagai penghargaan atas kebaikan yang telah dilakukannya.

Hadist:

- Rasulullah SAW bersabda :

"Orang yang paling dicintai oleh Allah adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain, dan amal yang paling dicintai oleh Allah adalah kebahagiaan yang Anda bawa kepada Muslim yang lain." (HR. At-Tabrani).

- Umatku adalah seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota merasa sakit, seluruh tubuh akan merasakan sakitnya dengan begitu juga dengan bangunan, jika satu bata yang lain merasa sakit, maka seluruh bangunan akan merasa sakit." (HR. Bukhari & Muslim).

- Tidaklah seorang Muslim membantu saudaranya, melainkan Allah akan membantu nya; dan tidaklah seorang Muslim menutup kebutuhan saudaranya, melainkan Allah akan menutup kebutuhannya pada hari kiamat." (HR. Muslim).

- Siapa yang menyelesaikan penderitaan seorang mukmin di dunia maka Allah SWT akan melepaskan penderitaannya di akhirat. Siapa yang memudahkan orang yang kesulitan maka Allah SWT akan memberikan kemudahan kepadanya di dunia dan akhirat. (HR. Muslim)

Selasa, 19 Maret 2024

Forum Diskusi dan Sharing

*Forum Diskusi dan Sharing*.
.
*_Forum_*, Organisasi, Kelompok, komunitas Lembaga atau tempat berkumpulnya beberapa orang. Forum, Musyawarah, Sarana untuk bermusyawarah.

*_Diskusi_* adalah pertukaran pikiran, gagasan dan pendapat antara dua orang atau lebih. Yang bertujuan untuk mencari kesepakatan pendapat dan menyelesaikan masalah.

*_sharing_* : berbagi cerita, teori, informasi, pengalaman wawasan dan pengetahuan.

*Jadi Forum Diskusi dan Sharing dapat disimpulkan*:

1. Tempat berkumpul nya satu orang atau lebih
2. Untuk bertukar pikiran, ide dan gagasan
3. Berbagi bukan berdebat
4. Penyelesaian masalah.

Referensi; 
- QS. Al-Baqarah/2: 233
- hadits yang menunjang perintah bermusyawarah sebagai berikut : "Tidak akan merugi orang yang beristikharah; tidak akan menyesal orang yang bermusyawarah; dan tidak akan miskin orang yang hemat." ( Ath-Thabrani ). "Sesungguhnya orang yang diajak bermusyawarah ( dimintai saran ) adalah terpercaya." ( Abu Daud ).
- Dasar hukum pentingnya melakukan ijtihad ini merujuk pada peristiwa monumental penunjukkan Muadz bin Jabal sebagai hakim yang diutus Rasulullah Saw ke kawasan Yaman. Secara dialogis, Rasulullah Saw bertanya kepada Mu’adz, bagaimana dia menyelesaikan setiap persoalan yang dihadapkan kepadanya. Mu’adz menjawab akan merujuk pada al-Qur`an, jika tidak ada dalam Kitab Suci itu, maka akan merujuk pada Sunnah Nabi Saw, dan andaikan dalam Sunnah Nabi Saw sekalipun tidak ditemui jawabannya, Muadz akan berijtihad dengan menggunakan pemikirannya.

Selasa, 27 Juni 2023

Pakta Integritas Surya Sugianto, S.E. CALEG DPRD PAN KBB DAPIL 2 Kepada Masyarakat

*Pakta Integritas CALEG DPRD PAN KBB DAPIL 2* (Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Bandung Barat Daerah Pemilihan Dua)
Surya Sugianto, S.E.

A. Ikut serta dalam upaya mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme serta tidak melakukan perbuatan tercela menurut Agama dan Negara

B. Tidak meminta atau menerima suap, _money politic,_ gratifikasi atau bentuk lainnya yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

C. Bersikap amanah, jujur, transparan dan akuntabel dalam menjalankan tugas.

D. Menghindari pertentangan kepentingan (conflict of interest) dalam pelaksanaan sosialisasi dan silaturahmi.

E. Memberikan laporan pelaksanaan kinerja berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kepada kepada konstituen atau masyarakat daerah pemilihan.

F.  Menyampaikan penyimpangan integritas kepada instansi atau dinas terkait dan menjaga kerahasiaan saksi.

G. Tidak Melakukan Kecurangan dalam berkampanye

H. Apabila melanggar, maka akan menerima konsekuensi hukum.

Demikian Pakta Integritas CALEG Saya Buat dengan sebenarnya agar menjadikan manfaat bagi pribadi, keluarga, dan masyarakat secara luas khususnya untuk kabupaten bandung barat dan umumnya untuk indonesia.

Cipatat, 26.06.2023
CALEG DPRD PAN KBB DAPIL 2

TTD

Surya Sugianto, S.E.

#fakta
#pakta
#integritas
#calon
#legislatif
#dprd
#kabupaten
#bandung
#barat
#partai
#amanat
#nasional
#cipatat
#cipeundeuy
#cikalongwetan
#kbb
#jabar
#indonesia

Minggu, 21 Mei 2023

Politik Ekonomi

- Politik -

Perihal Mengenai Ketatanegaraan, kenegaraan, dasar dan sistem pemerintahan di suatu negara.

Mengatur kebijakan dan menjalankan kekuasaan itu adalah politik.

Seni strategik atau taktik
Dalam mengatur, mengelola, dan memanajemen kekuasaan agar ahkhirnya keren. Ini juga bisa disebut politik.

Ada pejabat publik yang Tak etik dengan taktik licik dan picik, penuh intrik serta tidak mau menerima saran dan kritik yang pada akhirnya rakyat 'tercekik'.

Tak menyerang fisik
Akan tetapi membuat terusik, memprioritaskan etnic dan mengakibatkan polemik.

Etika, Budaya, dan aturan politik yang lalu biarlah berlalu. Kita buka lembaran baru..

Namun itu semua akan terbalik apabila politik diracik dengan apik penuh teknik,  etik, nyentrik, asyik, estetik energik, unik, cantik dan baik bersatu demi kekuasaan yg lebih ciamik dan menjadi negara terbaik.

Jika itu semua dilakukan politik ekonomi disikapi dengan bijak dan adil maka insyaalloh hasilnya tanpa nihil.

Semoga Perspektif Leadership di era disruptip ini, harapan saya di tahun politik  ini bisa melahirkan pemimpin eksekutif, yudikatif dan legislatif yang akan mengantarkan kepada Keadilan, Kesejahteraan, kemakmuran, keselamatan, kebahagiaan, dan Keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat indonesia.

Saya yakin dan Berharap Tuhan YME yaitu ALLOH AZAWAZALA MAHA MENDENGAR dan MAHA MENGABULKAN segala do'a HambaNya, Insyaalloh Aamiin YRA...🙏🏻😇🤲🏻

#perspektif
#surya
#sugianto
#tentang
#Politik
#baik
#politikbaik 
#cantik
#nyentrik
#eksentrik
#unik 
#energik
#asyik
#naik 
#etnik
#terbaik
#bahagiaduniaakhiratsurga
#bagjadunyaakheratsurga
#bdas

Sabtu, 20 Mei 2023

Debat Rezeki Ekonomi

- Debat Perihal Rezeki -

Ingat Jangan Pernah Mencela atau Merendahkan!

Apakah seseorang itu ahli teori, praktisi atau ahli di keduanya..

Jalankan saja sesuai peranmu dengan Maksimal,
Maka nanti kau akan tau arti hidup.

Setiap orang Mukmin dan Muslim pasti meyakini bahwa rezeki datangnya dari ALLOH SWT sebagaimana firman-Nya:

*وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الأرْضِ إِلا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ*

_Artinya:_
*"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata. (QS. Hud:6)*

Akan tetapi bagaimana memperoleh rezeki sering mengundang perbedaan pendapat dari banyak orang. Hal ini pula pernah menjadi 'perdebatan' ulama besar Imam Maliki dan Imam Syafi'i yang merupakan guru dan murid.

Dikisahkan, ketika dalam satu majelis ilmu, Imam Malik (wafat 179 H) yang merupakan guru dari Imam Syafi'i (wafat 204 H) mengatakan bahwa rezeki itu datang tanpa sebab. Seseorang cukup bertawakkal dengan benar, niscaya Alloh akan memberikannnya rezeki.

"Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Alloh mengurus lainnya," demikian pendapat Imam Malik.

Imam Malik mengambil pendapatnya itu berdasarkan sebuah hadis Rasululloh:

*لَو أنكُم توكَّلْتُم علَى اللهِ حقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُم كما يَرْزُقُ الطَّيْرَ تغدُو خِمَاصًا وتَروحُ بِطَانًا*

*_"Andai kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal niscaya Allah akan berikan rizki kepada kalian, sebagaimana Dia memberikan rizki kepada burung yang pergi dalam keadaan lapar lalu pulang dalam keadaan kenyang"._*

Ternyata Imam Syafii memiliki pandangan lain. Beliau mengemukakan pendapat kepada sang guru. "Ya Syeikh, seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki?" kata Imam Syafii.

Imam Syafii menyampaikan pendapat bahwa untuk mendapatkan rezeki dibutuhkan usaha dan kerja keras. Rezeki tidak datang sendiri, melainkan harus dicari dan didapatkan melalui sebuah usaha.

Guru dan murid yang merupakan pendiri mazhab itu bersikukuh pada pendapatnya masing-masing. Hingga suatu ketika, saat Imam Syafii berjalan-jalan, beliau melihat serombongan orang sedang memanen buah anggur. Beliau pun ikut membantu mereka. Setelah pekerjaan selesai, Imam Syafi'i mendapat imbalan beberapa ikat anggur sebagai balas jasa.

Imam Syafi'i senang bukan main. Beliau senang bukan karena mendapatkan anggur, tetapi karena memiliki alasan untuk menyampaikan kepada Imam Malik bahwa pendapatnya soal rezeki itu benar.

Dengan bergegas Imam Syafi'i menjumpai Imam Malik yang sedang duduk santai. Sambil menaruh seluruh anggur yang didapatnya, Imam Syafi'i menceritakan pengalamannya seraya berkata: "Seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu memanen), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai di tangan saya".

Mendengar itu, Imam Malik tersenyum, seraya mengambil anggur dan mencicipinya. Kemudian Imam Malik berucap pelan. "Sehari ini aku memang tidak keluar pondok, hanya mengambil tugas sebagai guru, dan sedikit berpikir alangkah nikmatnya kalau dalam hari yang panas ini aku bisa menikmati anggur. Tiba-tiba engkau datang sambil membawakan beberapa ikat anggur untukku. Bukankah ini juga bagian dari rezeki yang datang tanpa sebab? Cukup dengan tawakkal yang benar kepada Alloh niscaya Allah akan berikan rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang mengurus lainnya".

Imam Syafi'i langsung tertawa mendengar penjelasan Imam Malik tersebut. Sang Guru dan murid itu kemudian tertawa bersama. Begitulah, dua Imam mazhab mengambil dua hukum berbeda dari hadis yang sama.

Imam Malik dan Imam Syafii mengajarkan kepada umat Islam bagaimana menyikapi perbedaan. Keduanya tak saling menyalahkan lalu membenarkan pendapatnya sendiri. Begitulah indahnya Islam apabila saling menghormati, mencintai dan saling berkasih-sayang karena ALLOH SWT.

#dunyaburuakheratserbu
#bagjadunyaakheratsurga
#bahagiaduniaakhiratsurga
#bdas
#wallohualam
#insyaalloh

Selasa, 11 April 2023

Perspesi Islam Terhadap Teknologi Informasi Dalam Media Dakwah Ekonomi

*PERSPEKTIF ISLAM TERHADAP TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM DAKWAH*

*ISLAMIC PERSPECTIVE ON INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY IN DAKWAH*

Oleh: Surya Sugianto, S.E.
By: Surya Sugianto, S.E.

Abstrak
Abstract

Hidup pada era digital membuat kita bisa dengan mudah mengakses informasi yang didapat tak hanya cepat, tetapi juga besar dan tepat. Hal ini juga mengubah cara kita mengkonsumsi hingga membagikan informasi itu. Kemajuan ilmu dan teknologi informasi telah banyak mengubah cara pandang dan gaya hidup masyarakat Indonesia dalam menjalankan aktivitas dan kegiatannya. Keberadaan dan peranan teknologi informasi dan Komunikasi telah membawa era baru perkembangan dunia, tetapi perkembangan tersebut belum diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia yang menentukan keberhasilan di Indonesia pada umumnya. Hal ini lebih desebabkan masih tertinggalnya sumber daya manusia kita untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam setiap proses kehidupan.

Peningkatan kinerja kebutuhan hidup di masa mendatang diperlukan sistem informasi dan teknologi informasi yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung, tetapi lebih sebagai senjata utama untuk mendukung keberhasilan dunia dalam bidang apapun sehingga mampu bersaing di pasar global yang tetap berstandar islam.  Dasar-dasar filosofil untuk mengembangkan illmu teknologi dan komunikasi bisa dikaji  dan digali dalam Al-Quran, sebab kita suci ini banyak mengupas keterangan-keterangan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi. Menelusuri pandangan Al-Quran tentang teknologi, banyak ayat al-quran yang berbicara tentang-Nya. Menurut sebagian ulama’ terdapat 750 ayat yang berbicara  tentang  alam  materi  dan  fenomenanya, memerintahkan  manusia  untuk  mengetahui dan memanfaatkan alam ini. Secara  tegas  dan  berulang-ulang  al Qur'an  menyatakan  bahwa  alam  raya diciptakan dan ditundukkan Allah untuk manusia. 
(QS. Al-Jatsiyah 45 :13):
 وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Arab-Latin: Wa sakhkhara lakum mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍi jamī'am min-h, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụn

Artinya: Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.

Surah Ar-rahman : 33
 

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ

وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا ۚ لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ
Artinya; 
“Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.”

Penjelasan :
Ayat tersebut berisi anjuran bagi siapapun yang bekerja di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk berusaha mengembangkan kemampuan sejauh-jauhnya sampai-sampai menembus (melintas) penjuru langit dan bumi. Namun al-Qur’an memberi peringatan agar manusia bersifat realistik, sebab betapapun baiknya rencana, namun bila kelengkapannya tidak dipersiapkan maka kesia-siaan akan dihadapi. Kelengkapan itu adalah apa yang dimaksud dalam ayat itu dengan istilah sulthan, yang menurut salah satu pendapat berarti kekuasaan, kekuatan yakni ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa penguasaan dibidang ilmu dan teknologi jangan harapkan manusia memperoleh keinginannya untuk menjelajahi luar angkasa. Oleh karena itu, manusia ditantang dianjurkan untuk selalu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurut Tafsir Al- Mishbah oleh M. Quraish Shihab

Ayat diatas menegaskan bahwa mereka tidak dapat menghindar dari pertanggungjawaban serta akibat-akibatnya. Allah menentang mereka dengan menyatakan : hai kelompok jin dan manusia yang durhaka, jika karena sanggup menembus keluar menuju penjuru-penjuru langit dan bumi guna menghindar dari pertanggungjawaban / siksa yang menimpakanmu itu, maka tembuslah keluar. Tetapi sekali-kali kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan, sedangkan kamu tidak memiliki kekuatan! Maka nikmat tuhan kamu berdua yang manakah yang kamu berdua ingkari?

Peringatan diatas yang merupakan salah satu bentuk nikmat Allah SWT dan karena itu pertanyaan yang menggugah atau mengandung kecaman tersebut diulangi lagi.

Rasululloh Sholallohu Alaihiwassalam Bersabda:
menyerahkan urusan Dunia, Ilmu pengetahuan dan teknologi kepada Ahlinya.

"Antum a'lamu bi umuri dunyakum"

"Kamu lebih mengetahui mengenai urusan dunia kalian".
(HR.Muslim)

Referensi: 
1. Al-Quran dan Hadist
2. Muya Syaroh Iwanda Lubis, Universitas Dharma Wangsa.

Kata Kunci: Teknologi Informasi, Komunikasi, Global, Perspektif,  Islam, Dakwah

Living in the digital era allows us to easily access information that is not only fast, but also large and precise.  It also changes the way we consume and share that information.  Advances in science and information technology have changed the perspective and lifestyle of the Indonesian people in carrying out their activities and activities.  The existence and role of information and communication technology has brought a new era of world development, but this development has not been matched by an increase in human resources which determines success in Indonesia in general.  This is more because our human resources are still lagging behind to utilize information and communication technology in every process of life.

 Improving the performance of the necessities of life in the future requires an information system and information technology that does not only function as a means of support, but rather as the main weapon to support the world's success in any field so that it is able to compete in the global market which remains based on Islamic standards.  Philosophical foundations for developing the science of technology and communication can be studied and explored in the Al-Quran, because this holy book discusses a lot of information about science and technology.  Tracing the Koran's view of technology, many verses of the Koran speak about Him.  According to some scholars, there are 750 verses that talk about material nature and its phenomena, instructing humans to know and make use of this nature.  The Qur'an expressly and repeatedly states that the universe was created and subdued by Allah for humans.
 (QS. Al-Jatsiyah 45: 13):
  وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى ٱلسient

 Arabic-Latin: Wa sakhkhara akum mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍi jamī'am min-h, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụn

 Meaning: And He has subjected to you all that is in the heavens and all that is on earth, (as mercy) from Him.  Verily, in that there are signs (of Allah's power) for people who think.

 Surah Ar-Rahman : 33
 

 Amen

 وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا ۚ لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ
 It means;
 "O congregation of jinn and humans, if you are able to penetrate (cross) the corners of the heavens and the earth, then cross it, you cannot penetrate it except with strength."

 Explanation :
 The verse contains suggestions for anyone who works in the field of science and technology, to try to develop their abilities as far as possible so that they penetrate (cross) the corners of the heavens and the earth.  However, the Qur'an warns people to be realistic, because no matter how good the plan is, if the completeness is not prepared, then futility will be faced.  This completeness is what is meant in that verse by the term sultan, which according to one opinion means power, strength namely science and technology.  Without mastery in the field of science and technology, do not expect humans to get their desire to explore outer space.  Therefore, humans are challenged and encouraged to always develop science and technology.

 According to Tafsir Al-Mishbah by M. Quraish Shihab

 The verse above confirms that they cannot avoid accountability and its consequences.  Allah opposed them by saying: O group of rebellious jinn and humans, if you are able to penetrate outwards towards the corners of the heavens and the earth in order to avoid accountability / punishment that befalls you, then pass it out.  But maybe you can't penetrate it except with strength, while you don't have strength!  So which of the favors of your god do you both deny?

 The above warning is a form of Allah SWT's favor and because of that the question that arouses or contains criticism is repeated again.

 Rasulullah Sholallohu Alaihiwassalam said:
 handing over world affairs, science and technology to the experts.

 "Antum a'lamu bi aged dunyakum"

 "You know more about the affairs of your world."
 (HR. Muslim)

 Reference:
 1. Al-Quran and Hadith
 2. Muya Syaroh Iwanda Lubis, Dharmawangsa University
 3. Google Translate

 Keywords: Information Technology, Communication, Global, Perspective, Islam, Da'wah

Sabtu, 25 Maret 2023

Ekonomi Baik

Bila ekonom ada Indikasi ke Arah Munafik, 
Maka mereka tidak cerdik, ciamik dan nyentrik.

Berikut ciri-ciri nya;

1. Bangga Berbuat Dosa

Orang munafik bangga dengan perbuatan dosa dan tidak pernah ragu untuk terus mengulanginya. Betapa pun banyak dosa yang dilakukan, ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an, mereka digambarkan selalu mencari jalan keluar untuk pembenaran tindakannya.

Mereka dengan ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an, dikenal tidak segan menutupi kesalahan, melimpahkan fitnah kepada orang lain dengan tuduhan yang dapat memecah belah persaudaraan.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 126:

"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa, “ Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Mekah) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Dia (Allah) berfirman, Dan kepada orang yang kafir dan Aku beri kesenangan sementara, kemudian akan Aku paksa dia ke dalam azab neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”

2. Cenderung Pelit

Orang munafik selalu enggan berinfak untuk membantu orang lain. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai seseorang yang sangatlah pelit dan menghindari hal-hal yang akan mengurangi kekayaan hartanya.

Padahal berinfak sangat dianjurkan oleh agama dan tidak akan mengurani kekayaan sedikit pun. ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 254.

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang dzalim.”

3. Bermuka Dua

Mereka orang munafik memiliki muka dua atau bermuka dua. ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan, bahwa ifat ini muncul akibat kebingungan mereka terhadap kebenaran yang dibawa Islam.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 14:

“Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman mereka berkata: “ Kami telah beriman”. Tetapi apabila mereka berjumpa kembali dengan setan-setan mereka berkata: “ Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok.”

4. Suka Riya

Suka riya atau pamer menjadi ciri khas orang munafik. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan melakukan segala hal khususnya yang berkaitan dengan kewajiban agama, karena ingin dilihat dan dipuji orang lain.

Dalam hal ini, orang munafik hanya akan melakukan suatu kebaikan di saat disaksikan orang lain. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat an-Nisa’ ayat 142:

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allahlah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali."

5. Cenderung Malas Beribadah

Mereka orang munafik akan cenderung malas beribadah, bahkan dalam keadaan sehat dan memiliki kecukupan harta. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat an-Nisa’ ayat 142:

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat, mereka berdiri dengan malas.”

6. Sering Iri dan Dengki

Mereka yang tidak suka dengan pencapaian orang lain dan tidak suka dengan kebahagiaan orang lain, disebut orang munafik. ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai seseorang dengan perasaan iri dan dengki.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat sl-Imran ayat 120:

“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati. Tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, tipu daya mereka tidak akan menyusahkan kamu sedikitpun. Sungguh Allah Maha meliputi segala apa yang mereka kerjakan.”

7. Suka Merusak

Mereka orang munafik suka sekali merusak, ini berhubungan dengan perasaan iri dan dengki yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an ini digambarkan sebagai orang yang sangat pandai memutarbalikkan fakta.

Mereka juga menipu orang-orang seakan sedang mengusahakan suatu perbaikan. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 11-12:

“Dan bila dikatakan kepada mereka “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi.” Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.”

8. Suka Ingkar Janji

Mereka orang munafik sangat suka membuat janji dan mengingkari janjinya, ini sudah menjadi hal wajah bagi orang munafik. Suka melakukan ingkar janji membuat mereka tidak bisa dipegang perkataannya.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat an-Nahl ayat 91 yang artinya:

“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah (mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.”

9. Ingin Menang Sendiri

Ingin menang sendiri dan tidak suka dengan kekalahan menjadi ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an. Istilahnya fujur dan akan melemahkan iman seseorang. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat asy-Syams ayat 7-10:

"Demi jiwa serta penyempurnaan ciptaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."

10. Suka Bersumpah Palsu

Mirip dengan mereka yang suka ingkar janji. ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai mereka yang suka bersumpah palsu atau berbohong.

Orang-orang yang selalu dengan mudahnya mengucapkan "Demi Allah" tanpa memikirkan tanggung jawab dan kesungguhan. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Munafiqun ayat 2:

"Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan."

11. Suka Berkhianat

Mereka orang munafik sangat suka berkhianat, termasuk kepada saudaranya sendiri. Segala yang dititipkan kepadanya, tidak dirawat dengan baik atau merusaknya. Mereka pun suka melakukan adu domba.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat an-Nisa ayat 58:

“Sesungguhnya Allah menyuruh kalian menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya....”

Tanda-tanda orang munafik ada tiga, jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari, dan jika diberi amanah mengkhianati.” (HR Bukhari dan Muslim).

Wallohualam Bisowab..
#bahagiaduniaakhiratsurga
#bagjadunyaakheratsurga
#bdas

Selasa, 07 Maret 2023

Pasar Ekonomi

Definisi Pasar

 1. tempat umum untuk menjual dan membeli barang; 2. bertemunya penjual dan pembeli barang atau jasa, tidak selalu harus ada tempat secara fisik, misalnya pasar uang (market).

Pasar adalah tempat bertemunya orang-orang yang ingin bertransaksi jual-beli.

Pasar adalah tempat bertemunya orang-orang yang ingin bertransaksi jual-beli. Jenis-jenis pasar ada banyak dan dibagi menjadi beberapa kategori, apa saja?

Dalam kehidupan sehari-hari, peran pasar sangatlah penting. Pasar menjadi tempat untuk mencari kebutuhan yang tidak dapat dihasilkan sendiri.

Pasar menjadi tempat jual beli barang dengan jumlah penjual lebih dari satu, seperti pusat perbelanjaan, pasar tradisional, mall, plaza, pusat perdagangan, dan e-commerce.

Apa itu pasar?
Menurut ilmu ekonomi pasar adalah tempat atau proses interaksi antara permintaan dan penawaran dari suatu barang atau jasa tertentu, sehingga dapat menetapkan harga keseimbangan atau harga pasar dan jumlah yang diperdagangkan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pasar adalah kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yang ingin menukar barang atau jasa dengan uang, dan pembeli yang ingin menukar uang dengan barang atau jasa.

Mengutip laman resmi Kemendikbud, setiap proses yang mempertemukan pembeli dan penjual, akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.

Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar hanya melibatkan dua subjek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Keduanya memiliki peranan yang sama besarnya terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Jenis-jenis Pasar
*1. Jenis-jenis pasar menurut bentuk kegiatan*

Pasar nyata, jenis pasar di mana memperjualbelikan berbagai jenis barang dan dapat dibeli oleh pembeli. _Misalnya;_ pasar swalayan dan pasar tradisional.
Pasar abstrak, jenis pasar di mana pembeli tidak menawar barang yang dijual dan tidak juga membeli secara langsung. Misalnya pasar online, pasar modal, pasar valuta asing, dan pasar saham.

*2. Jenis-jenis pasar menurut cara bertransaksi*

Pasar tradisional, pasar yang bersifat tradisional di mana pembeli dan penjual dapat saling tawar menawar secara langsung. Umumnya, barang yang diperjualbelikan di jenis pasar ini merupakan barang kebutuhan sehari-hari.

Pasar modern, pasar yang bersifat modern di mana ada berbagai macam barang yang dijual dengan harga yang tidak bisa ditawar dan pembeli melayani dirinya sendiri. Misalnya; mall, plaza, minimarket, dan supermarket.

*3. Jenis-jenis pasar menurut jenis barang*

Jenis pasar ini barang yang dijual hanya ada satu jenis, _Misalnya;_ pasar ikan, pasar sayur, pasar buah, pasar barang elektronik, pasar bahan bangunan, pasar mainan, dan pasar efek atau pasar saham.

*4. Jenis-jenis pasar menurut waktu*

Pasar harian, jenis pasar ini melakukan jual-beli setiap hari. Umumnya, pasar harian menjual berbagai barang kebutuhan sehari-hari. Misalnya, pasar tradisional.

Pasar mingguan, jenis pasar ini melakukan jual-beli seminggu sekali. Barang yang dijual juga sama dengan pasar harian. Contohnya, pasar kamis, pasar minggu, pasar senin, dan sebagainya.

Pasar bulanan, jenis pasar ini melakukan jual-beli tiap sebulan sekali. Umumnya barang yang dijual berupa barang yang pernah dibeli lau dijual kembali. Contohnya; pasar pameran batik, pasar batu akik, dan lain-lain.

Pasar tahunan, jenis pasar ini melakukan jual-beli setahun sekali, biasanya saat ada momen-momen tertentu. Misalnya, pasar Ramadhan, pasar Idul Fitri, pasar Imlek, dan sebagainya.

Pasar temporer, jenis pasar ini digelar pada waktu tertentu dan tidak rutin. Misalnya; bazar.
Baca juga: Contoh dan Kelebihan Sistem Ekonomi Liberal

*5. Jenis-jenis pasar menurut ruang lingkup*

Pasar daerah, jenis pasar ini hanya melayani jual-beli dalam satu daerah di mana produk yang dijual juga dihasilkan di daerah tersebut. Misalnya, pasar kerajinan tangan.

Pasar lokal, jenis pasar di mana pembeli dan penjual ada dalam satu kota. _Misalnya;_ pasar kelurahan atau pasar desa.

Pasar nasional, jenis pasar yang menjual barang untuk pembeli dari berbagai daerah. Misalnya; pasar saham.
Pasar internasional, jenis pasar yang menjual barang untuk konsumen yang berada di berbagai negara. Misalnya, pasar kopi di Brazil.

*6. Jenis-jenis pasar menurut jumlah penjual dan pembeli*

Pasar persaingan sempurna ialah jenis pasar ini jumlah penjual dan pembeli sangat banyak. Biasanya, produk yang diperdagangkan homogen atau sama. Misalnya, pasar ponsel atau pasar laptop.

Pasar monopoli, jenis pasar di mana penjual hanya satu sedangkan pembelinya banyak. Misalnya, kereta api Indonesia.

Pasar monopsoni, jenis pasar di mana penjual ada banyak sedangkan pembelinya hanya satu. Misalnya, produk sabun kecantikan atau kesehatan.

Pasar oligopoli, jenis pasar di mana jumlah penjualnya sedikit sendangkan pembelinya banyak. Misalnya, perusahaan rokok, perusahaan telekomunikasi.
Pasar oligopsoni, jenis pasar ini penjualnya banyak dan pembelinya sedikit. Misalnya; jasa konstruksi bangunan.
Baca juga: Kelebihan, Contoh, dan Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran

*7. Jenis-jenis pasar menurut strukturnya*

Pasar persaingan sempurna, jenis pasar di mana jumlah pembeli dan penjual sama banyaknya. Barang yang diperjualbelikan biasanya homogen atau sama. _Misalnya,_ Pasar Tanah Abang di Jakarta.
Pasar persaingan tidak sempurna, di mana penjual lebih banyak dan pembeli lebih sedikit atau sebaliknya. Misalnya, maskapai penerbangan.

Kesimpulan; pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli dan membentuk harga pasar yang disepakati antara keduanya. Jenis-jenis pasar ada berbagai macam sesuai kategorinya.

Manfaat Pasar

Sebagai sarana distribusi, pasar berfungsi untuk memperlancar proses penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Pasar akan menetapkan harga suatu barang atau jasa tertentu sesuai dengan permintaan dan penawaran yang terjadi di pasar yang telah disepakati oleh produsen dan konsumen.

Kesimpulan dan Saran 
Pasar Memiliki pertumbuhan ekonomi baik dari daya jual maupun daya beli
Indikator sebuah masyarakat berkembang dan maju dalam ekonomi yakni banyak transaksi didalamnya sehingga roda Ekonomi berjalan dan tumbuh dengan baik
Kedepannya semoga ekonomi dalam negeri memiliki pasar yang bersih, rapi, murah, terjangkau dan pelayanan atau negosiasi dan transaksi didalam pasar menghadirkan keridhoan dan Keberkahan

Sekian tulisan Terkait hal Ekonomi ini, penulis Mohon maaf apabila ada kesalahan Mohon dimaafkan karena penulis yakin akan kekurangan diri dan yang MAHA BENAR atas segala adala ALLOH SWT

Wabilahitopikwalhidayah wassalamualaikum Wr Wb...

Penulis,