Sabtu, 25 Maret 2023

Ekonomi Baik

Bila ekonom ada Indikasi ke Arah Munafik, 
Maka mereka tidak cerdik, ciamik dan nyentrik.

Berikut ciri-ciri nya;

1. Bangga Berbuat Dosa

Orang munafik bangga dengan perbuatan dosa dan tidak pernah ragu untuk terus mengulanginya. Betapa pun banyak dosa yang dilakukan, ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an, mereka digambarkan selalu mencari jalan keluar untuk pembenaran tindakannya.

Mereka dengan ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an, dikenal tidak segan menutupi kesalahan, melimpahkan fitnah kepada orang lain dengan tuduhan yang dapat memecah belah persaudaraan.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 126:

"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa, “ Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Mekah) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Dia (Allah) berfirman, Dan kepada orang yang kafir dan Aku beri kesenangan sementara, kemudian akan Aku paksa dia ke dalam azab neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”

2. Cenderung Pelit

Orang munafik selalu enggan berinfak untuk membantu orang lain. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai seseorang yang sangatlah pelit dan menghindari hal-hal yang akan mengurangi kekayaan hartanya.

Padahal berinfak sangat dianjurkan oleh agama dan tidak akan mengurani kekayaan sedikit pun. ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 254.

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang dzalim.”

3. Bermuka Dua

Mereka orang munafik memiliki muka dua atau bermuka dua. ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan, bahwa ifat ini muncul akibat kebingungan mereka terhadap kebenaran yang dibawa Islam.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 14:

“Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman mereka berkata: “ Kami telah beriman”. Tetapi apabila mereka berjumpa kembali dengan setan-setan mereka berkata: “ Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok.”

4. Suka Riya

Suka riya atau pamer menjadi ciri khas orang munafik. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan melakukan segala hal khususnya yang berkaitan dengan kewajiban agama, karena ingin dilihat dan dipuji orang lain.

Dalam hal ini, orang munafik hanya akan melakukan suatu kebaikan di saat disaksikan orang lain. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat an-Nisa’ ayat 142:

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allahlah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali."

5. Cenderung Malas Beribadah

Mereka orang munafik akan cenderung malas beribadah, bahkan dalam keadaan sehat dan memiliki kecukupan harta. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat an-Nisa’ ayat 142:

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat, mereka berdiri dengan malas.”

6. Sering Iri dan Dengki

Mereka yang tidak suka dengan pencapaian orang lain dan tidak suka dengan kebahagiaan orang lain, disebut orang munafik. ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai seseorang dengan perasaan iri dan dengki.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat sl-Imran ayat 120:

“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati. Tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, tipu daya mereka tidak akan menyusahkan kamu sedikitpun. Sungguh Allah Maha meliputi segala apa yang mereka kerjakan.”

7. Suka Merusak

Mereka orang munafik suka sekali merusak, ini berhubungan dengan perasaan iri dan dengki yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an ini digambarkan sebagai orang yang sangat pandai memutarbalikkan fakta.

Mereka juga menipu orang-orang seakan sedang mengusahakan suatu perbaikan. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 11-12:

“Dan bila dikatakan kepada mereka “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi.” Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.”

8. Suka Ingkar Janji

Mereka orang munafik sangat suka membuat janji dan mengingkari janjinya, ini sudah menjadi hal wajah bagi orang munafik. Suka melakukan ingkar janji membuat mereka tidak bisa dipegang perkataannya.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat an-Nahl ayat 91 yang artinya:

“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah (mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.”

9. Ingin Menang Sendiri

Ingin menang sendiri dan tidak suka dengan kekalahan menjadi ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an. Istilahnya fujur dan akan melemahkan iman seseorang. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat asy-Syams ayat 7-10:

"Demi jiwa serta penyempurnaan ciptaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."

10. Suka Bersumpah Palsu

Mirip dengan mereka yang suka ingkar janji. ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai mereka yang suka bersumpah palsu atau berbohong.

Orang-orang yang selalu dengan mudahnya mengucapkan "Demi Allah" tanpa memikirkan tanggung jawab dan kesungguhan. Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat al-Munafiqun ayat 2:

"Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan."

11. Suka Berkhianat

Mereka orang munafik sangat suka berkhianat, termasuk kepada saudaranya sendiri. Segala yang dititipkan kepadanya, tidak dirawat dengan baik atau merusaknya. Mereka pun suka melakukan adu domba.

Ciri-ciri orang munafik dalam Al-Qur’an surat an-Nisa ayat 58:

“Sesungguhnya Allah menyuruh kalian menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya....”

Tanda-tanda orang munafik ada tiga, jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari, dan jika diberi amanah mengkhianati.” (HR Bukhari dan Muslim).

Wallohualam Bisowab..
#bahagiaduniaakhiratsurga
#bagjadunyaakheratsurga
#bdas

Selasa, 07 Maret 2023

Pasar Ekonomi

Definisi Pasar

 1. tempat umum untuk menjual dan membeli barang; 2. bertemunya penjual dan pembeli barang atau jasa, tidak selalu harus ada tempat secara fisik, misalnya pasar uang (market).

Pasar adalah tempat bertemunya orang-orang yang ingin bertransaksi jual-beli.

Pasar adalah tempat bertemunya orang-orang yang ingin bertransaksi jual-beli. Jenis-jenis pasar ada banyak dan dibagi menjadi beberapa kategori, apa saja?

Dalam kehidupan sehari-hari, peran pasar sangatlah penting. Pasar menjadi tempat untuk mencari kebutuhan yang tidak dapat dihasilkan sendiri.

Pasar menjadi tempat jual beli barang dengan jumlah penjual lebih dari satu, seperti pusat perbelanjaan, pasar tradisional, mall, plaza, pusat perdagangan, dan e-commerce.

Apa itu pasar?
Menurut ilmu ekonomi pasar adalah tempat atau proses interaksi antara permintaan dan penawaran dari suatu barang atau jasa tertentu, sehingga dapat menetapkan harga keseimbangan atau harga pasar dan jumlah yang diperdagangkan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pasar adalah kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yang ingin menukar barang atau jasa dengan uang, dan pembeli yang ingin menukar uang dengan barang atau jasa.

Mengutip laman resmi Kemendikbud, setiap proses yang mempertemukan pembeli dan penjual, akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.

Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar hanya melibatkan dua subjek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Keduanya memiliki peranan yang sama besarnya terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Jenis-jenis Pasar
*1. Jenis-jenis pasar menurut bentuk kegiatan*

Pasar nyata, jenis pasar di mana memperjualbelikan berbagai jenis barang dan dapat dibeli oleh pembeli. _Misalnya;_ pasar swalayan dan pasar tradisional.
Pasar abstrak, jenis pasar di mana pembeli tidak menawar barang yang dijual dan tidak juga membeli secara langsung. Misalnya pasar online, pasar modal, pasar valuta asing, dan pasar saham.

*2. Jenis-jenis pasar menurut cara bertransaksi*

Pasar tradisional, pasar yang bersifat tradisional di mana pembeli dan penjual dapat saling tawar menawar secara langsung. Umumnya, barang yang diperjualbelikan di jenis pasar ini merupakan barang kebutuhan sehari-hari.

Pasar modern, pasar yang bersifat modern di mana ada berbagai macam barang yang dijual dengan harga yang tidak bisa ditawar dan pembeli melayani dirinya sendiri. Misalnya; mall, plaza, minimarket, dan supermarket.

*3. Jenis-jenis pasar menurut jenis barang*

Jenis pasar ini barang yang dijual hanya ada satu jenis, _Misalnya;_ pasar ikan, pasar sayur, pasar buah, pasar barang elektronik, pasar bahan bangunan, pasar mainan, dan pasar efek atau pasar saham.

*4. Jenis-jenis pasar menurut waktu*

Pasar harian, jenis pasar ini melakukan jual-beli setiap hari. Umumnya, pasar harian menjual berbagai barang kebutuhan sehari-hari. Misalnya, pasar tradisional.

Pasar mingguan, jenis pasar ini melakukan jual-beli seminggu sekali. Barang yang dijual juga sama dengan pasar harian. Contohnya, pasar kamis, pasar minggu, pasar senin, dan sebagainya.

Pasar bulanan, jenis pasar ini melakukan jual-beli tiap sebulan sekali. Umumnya barang yang dijual berupa barang yang pernah dibeli lau dijual kembali. Contohnya; pasar pameran batik, pasar batu akik, dan lain-lain.

Pasar tahunan, jenis pasar ini melakukan jual-beli setahun sekali, biasanya saat ada momen-momen tertentu. Misalnya, pasar Ramadhan, pasar Idul Fitri, pasar Imlek, dan sebagainya.

Pasar temporer, jenis pasar ini digelar pada waktu tertentu dan tidak rutin. Misalnya; bazar.
Baca juga: Contoh dan Kelebihan Sistem Ekonomi Liberal

*5. Jenis-jenis pasar menurut ruang lingkup*

Pasar daerah, jenis pasar ini hanya melayani jual-beli dalam satu daerah di mana produk yang dijual juga dihasilkan di daerah tersebut. Misalnya, pasar kerajinan tangan.

Pasar lokal, jenis pasar di mana pembeli dan penjual ada dalam satu kota. _Misalnya;_ pasar kelurahan atau pasar desa.

Pasar nasional, jenis pasar yang menjual barang untuk pembeli dari berbagai daerah. Misalnya; pasar saham.
Pasar internasional, jenis pasar yang menjual barang untuk konsumen yang berada di berbagai negara. Misalnya, pasar kopi di Brazil.

*6. Jenis-jenis pasar menurut jumlah penjual dan pembeli*

Pasar persaingan sempurna ialah jenis pasar ini jumlah penjual dan pembeli sangat banyak. Biasanya, produk yang diperdagangkan homogen atau sama. Misalnya, pasar ponsel atau pasar laptop.

Pasar monopoli, jenis pasar di mana penjual hanya satu sedangkan pembelinya banyak. Misalnya, kereta api Indonesia.

Pasar monopsoni, jenis pasar di mana penjual ada banyak sedangkan pembelinya hanya satu. Misalnya, produk sabun kecantikan atau kesehatan.

Pasar oligopoli, jenis pasar di mana jumlah penjualnya sedikit sendangkan pembelinya banyak. Misalnya, perusahaan rokok, perusahaan telekomunikasi.
Pasar oligopsoni, jenis pasar ini penjualnya banyak dan pembelinya sedikit. Misalnya; jasa konstruksi bangunan.
Baca juga: Kelebihan, Contoh, dan Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran

*7. Jenis-jenis pasar menurut strukturnya*

Pasar persaingan sempurna, jenis pasar di mana jumlah pembeli dan penjual sama banyaknya. Barang yang diperjualbelikan biasanya homogen atau sama. _Misalnya,_ Pasar Tanah Abang di Jakarta.
Pasar persaingan tidak sempurna, di mana penjual lebih banyak dan pembeli lebih sedikit atau sebaliknya. Misalnya, maskapai penerbangan.

Kesimpulan; pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli dan membentuk harga pasar yang disepakati antara keduanya. Jenis-jenis pasar ada berbagai macam sesuai kategorinya.

Manfaat Pasar

Sebagai sarana distribusi, pasar berfungsi untuk memperlancar proses penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Pasar akan menetapkan harga suatu barang atau jasa tertentu sesuai dengan permintaan dan penawaran yang terjadi di pasar yang telah disepakati oleh produsen dan konsumen.

Kesimpulan dan Saran 
Pasar Memiliki pertumbuhan ekonomi baik dari daya jual maupun daya beli
Indikator sebuah masyarakat berkembang dan maju dalam ekonomi yakni banyak transaksi didalamnya sehingga roda Ekonomi berjalan dan tumbuh dengan baik
Kedepannya semoga ekonomi dalam negeri memiliki pasar yang bersih, rapi, murah, terjangkau dan pelayanan atau negosiasi dan transaksi didalam pasar menghadirkan keridhoan dan Keberkahan

Sekian tulisan Terkait hal Ekonomi ini, penulis Mohon maaf apabila ada kesalahan Mohon dimaafkan karena penulis yakin akan kekurangan diri dan yang MAHA BENAR atas segala adala ALLOH SWT

Wabilahitopikwalhidayah wassalamualaikum Wr Wb...

Penulis, 


Tips Menghadapi Kesulitan Ekonomi

Ada dua hal penting yang mendasar agar kita terhindar dan tidak sukar dalam menjalankan kehidupan perekonomian

Yang Pertama adalah ikhtiar
Dengan segala potensi yang ada pada diri niscaya kesulitan Ekonomi terhindari.

Kedua Doa 
Doa yang mustajab dan tulus ikhlas mengharap Tuhan kita yaitu Alloh agar mengabulkan segala Do'a kita sehingga kita dapat menjalankan roda perekonomian sesuai syariat yang diperintahkanNya supaya mendapatkan keridhoan dan Keberkahan

Serta tambahan ibadah lainnya seperti sabar dan sholat sehingga dapat mengantarkan kita agar lebih baik lagi wallohualam
Insyaalloh...

- Quote Of The Day -

Sabar dan Sholat.

Kata “sabar”, menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sabar adalah tahan dalam menghadapi cobaan, tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati, dan tabah. Kata sabar berasal dari bahasa Arab yaitu as-Shabru, yang berarti menahan diri dari keluh kesah.

Menurut Wikipedia; Sabar adalah suatu rin menahan emosi dan keinginan, serta bertahan dalam situasi sulit dengan tidak mengeluh. Sabar merupakan kemampuan mengendalikan diri yang juga dipandang sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekokohan jiwa orang yang memilikinya.

Sabar Menurut Islam: Sabar merupakan sebuah istilah yang berasal dari bahasa Arab, َر َب ص yang berarti menahan, mencegah atau tabah. Sedangkan dari segi istilahnya, sabar adalah menahan diri dari sifat kegundahan dan rasa emosi, kemudian menahan lisan dari keluh kesah serta menahan anggota tubuh dari perbuatan yang tidak terarah.

Dan Sabar bukan berdiam diri melainkan menjaga perilaku agar selalu berada dijalan yang Benar Menurut Diri, "Masyarakat Umum", Bangsa, Negara dan Agama agar terhindar dari sifat tidak terpuji dan yang dilarang.

QS. 2: 45 Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk."

QS. 2:153 Allah SWT juga berfirman yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. Orang-orang yang sabar adalah orang-orang yang dekat dengan Allah SWT.

Hadist

Barangsiapa yang berusaha menjaga diri, maka Allah menjaganya, barangsiapa yang berusaha merasa cukup, maka Allah mencukupinya. Barangsiapa yang berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya bisa bersabar dan tidak ada seorang pun yang dianugerahi sesuatu yang melebihi kesabaran." (HR Bukhari No 1469).