Senin, 21 April 2025
Contoh Ringkasan Eksekutif Pendanaan/Investasi Program SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) MBG (Makan Bergizi Gratis) dari BGN (Badan Gizi Nasional
More Info Telpon atau WA di 085974587361


Minggu, 13 April 2025
Funker Leader Economy
Funker Leader Economy
Definisi “Funker” adalah istilah dalam bahasa Jerman yang secara harfiah berarti “fungsi” atau “pengoperasian”. Dengan Kata lain personal yang expert dalam bidang pengendalian Komunikasi.
Sedangkan Leader
Leader artinya pemimpin yang menginspirasi timnya untuk bekerja sama mencapai satu tujuan yang ditetapkan atau disepakati bersama.
Economy
Bergerak dibidang produksi, distribusi, dan perdagangan, serta konsumsi barang dan jasa untuk meningkatkan kebutuhan perekonomian baik diri, keluarga tetangga, bangsa, agama dan negara.
Fungsi dan Peran
Penggunaan kata “funker” sering digunakan dalam kalangan militer untuk merujuk pada individu yang mengoperasikan alat komunikasi, seperti radio atau perangkat pengiriman dan penerimaan sinyal komunikasi Ekonomi.secara mmyeluruh.
seorang pemimpin tak hanya tentang memberi arahan atau instruksi, tetapi juga menjadi contoh yang baik dan mengilhami orang lain untuk bertindak. Pemimpin yang efektif dapat menciptakan lingkungan saat orang-orang merasa didukung, termotivasi, dan mampu berkembang untuk mencapai hasil yang lebih baik secara bersama-sama.
Sinonim
Kata Funker sama dengan operator radio, pengendalian komunikasi dan penyiar.
Dan Leader sama dengan Boss, Director or Commander. Econom, Entrepreneur and Investor
Jadi Kalimat Funker Leader Economy
Bisa diartikan Pemimpin yang ahli dibidang komunikasi dan Economy
Apakah anda berminat menjadi Funker Leader Economy?
Rabu, 01 Januari 2025
Ekonomi Desa dan Kota
Kampung jeung kota
Dak...Rek ti kampung atawa kota
Sadayana sama saja
Rek lalaki atawa wanita
Disebatna manusa
Aya nu nyebut orang kampung rezeki kota
Terus oge orang kota tapi kampungan
Ah etamah babasaan wungkul.
Dak...Nu teu leuwih penting lain ukur hal ekonomi wae
Tapi akhlak jeung moral kedah langkung sae
Keun fasilitas mah engke ge naluturkeun
Salian ti eta nyaeta adab, etika, budaya kudu dipupusti
Beres tidinya Karek kana aturan saeutik-saeutik Jalankeun
Aturan dijieun jang sakabeh jalma, teu diwiji-wiji!
Orang desa jeung kota boga Hak anu sarua
Hak merdeka, hak maju jeung hak sukses
Teu dipilah jeung teu dipilih leheung menang anu "leuwih"
Dak...Nu nangtukeun manusia "kaya" lain jalma
Tapi ALLOH Anu MAHA KAYA
Tah kukituna sing garede hate, gedekeun pemikiran sae jeung
Lakukeun hal anu hade nu teu jauh ti agama jeung darigama Sangkan kahirupan langkung sae boh di desa atawa kota
*jang engke bekel jaga..
Pemikir Ekonomi
Para pemikir itu sudah tahu
Ide, pemikiran dan gagasan untuk kemajuan negara
Banyak yang digunakan oleh 'oknum' politisi
Dan dimanfaatkan oleh segelintir orang dan golongan.
Namun mereka tak pernah berhenti berpikir
Untuk terus menjadi solusi bagi negeri ini
Untuk menjadi bagian problem solving
Mereka tak pernah berpikir semena-mena
Pemikir itu tak mementingkan diri
Apalagi tentang pencitraan diri
Tak memikirkan perihal eksistensi
Yang mereka pikirkan hanya untuk kebaikan di dunia dan akhirat kelak
Jadi kl pemikir skrng lagi dimana..
Jawaban saya sejatinya mereka sekarang lagi sesuatu yang belum terpikirkan sampai saatnya nanti setelah dipikir-pikir dan dipikirkan khalayak umum, mereka akan tampil bukan di depan namun dibelakang..
Pemikir yang selalu berpikir
Yang tak terpikirkan banyak orang.
Sampai banyak orang terbuka pikirannya.
Senin, 25 November 2024
Rezeki Ekonomi
ALLOH SWT telah menetapkan, mengatur, rezeki semua makhluk-Nya sejak awal mula penciptaan hingga masuk ke liang lahad. Rezeki bagi manusia tak hanya berbentuk harta, tetapi juga nikmat iman Islam, keluarga yang harmonis, dan kesehatan. Disebutkan bahwa Allah SWT telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, tetapi rezeki tersebut terkadang tidak datang dengan sendirinya. Ada rezeki yang harus diraih dengan ikhtiar melalui pintu rezeki yang telah Allah sediakan.
Manusia dibekali akal dan pikiran sehingga bisa digunakan untuk berusaha mencari dan menjemput rezeki. Iringi juga dengan rasa syukur dan ikhlas serta keyakinan penuh bahwa Allah akan memberikan rezeki dari pintu yang tak disangka-sangka. Berbagai amalan pembuka pintu rezeki dapat membantu kita dalam usaha mencari rezeki tersebut.
Berikut adalah 10 pintu Rezeki dalam Agama Islam:
*1. Rezeki yang Telah Dijamin*
ALLOH SWT telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya. Dalam surat Hud ayat 6 disebutkan:
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).” (QS. Hud: 6)
*2. Rezeki karena Takwa dan Tawakal*
Rezeki juga diberikan kepada mereka yang bertakwa dan bertawakal kepada Allah. Ini adalah salah satu amalan pembuka pintu rezeki dari segala penjuru. Dalam surat At-Talaq ayat 3 disebutkan:
“Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. At-Talaq: 3)
*3. Rezeki karena Usaha*
Usaha manusia juga menjadi salah satu pintu rezeki. Dalam surat An-Najm ayat 39-41 disebutkan:
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.” (QS. An-Najm: 39-41).
*4. Rezeki karena Bersedekah*
Bersedekah merupakan salah satu amalan pembuka pintu rezeki dan kekayaan. Dalam surat Al-Baqarah ayat 245 disebutkan:
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan memperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah: 245)
*5. Rezeki karena Istighfar*
Beristighfar atau memohon ampunan kepada Allah juga dapat membuka pintu rezeki. Dalam surat Nuh ayat 10-12 disebutkan:
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)
*6. Rezeki karena Menikah*
Menikah juga dapat menjadi pintu rezeki. Dalam surat An-Nur ayat 32 disebutkan:
“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur: 32)
*7. Rezeki karena Anak*
Anak-anak juga bisa menjadi sumber rezeki. Dalam surat Al-Isra ayat 31 disebutkan:
“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar.” (QS. Al-Isra: 31).
*8. Rezeki karena Bersyukur*
Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah juga dapat menambah rezeki. Dalam surat Ibrahim ayat 7 disebutkan:
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.'” (QS. Ibrahim: 7).
*9. Rezeki karena Silaturahmi*
Pintu rezeki akan terbuka jika umat Muslim gemar menjalin silaturahmi. Menyambung tali silaturahmi memiliki dua keutamaan yakni meluaskan rezeki dan memanjangkan umur.
Disebutkan dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya oleh Allah dan dipanjangkan umurnya, hendaklah menyambung silaturrahim.” (HR. Shahih al-Bukhari).
*10. Rezeki yang Tidak Disangka Sangka.*
Ketika merasa kesulitan saat mencari rezeki, di situlah cara Allah SWT membukakan pintu rezeki dari sesuatu yang tak terduga. Sebagaimana firman-Nya dalam Alquran yang artinya:
“Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. At Thalaaq ayat 3).
Melalui ayat-ayat Al-Quran ini, dijelaskan bahwa rezeki Allah SWT bisa berasal dari mana saja. Rasulullah SAW juga bersabda:
“Jika kamu bertawakal kepada Allah dengan sebaik-baiknya, maka Allah akan memberikan rezeki sebagaimana Dia berikan kepada burung. Ia keluar pada waktu pagi dalam keadaan perut yang kosong dan pulang petang dengan perut kenyang.” (HR. Ahmad).
Langganan:
Postingan (Atom)